Batam Bakal Punya Perda Ranperda Penyelenggaraan Perpustakaan

413
Wakil Ketua I DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin memimpim rapat Paripurna Ranperda Penyelenggaraan Perpustakaan. Foto; HAB

Batamekspres.id, Batam – DPRD Kota Batam sudah memulai membahas rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Perpustakaan. Rapat Paripurna pun mulai digelar.

Ketua Pansus Harmidi Umar Husein, saat rapat paripurna DPRD Kota Batam, Selasa (19/10), pihaknya Pansus minta penambahan waktu kerja 30 hari ke depan. Pansus akan menyampaikan laporan kembali pada agenda yang akan dijadwalkan oleh Badan Musyawarah.

Harmidi menjelaskan, penambahan waktu karena hasil kerja pansus penyelenggaraan perpustakaan sudah disampaikan dalam sidang paripurna saat ini. Namun, sangat disayangkan fasilitasi oleh Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) melalui Biro Hukum belum menerbitkan hasil, karena dalam proses.

Sementara yang dipersyaratkan adalah pengesahan sebuah ranperda menjadi Perda dapat disahkan setelah keluarnya hasil fasilitasi.
“Untuk itu, sambil menunggu hasil fasilitasi tersebut di atas berjalan sebagaimana mestinya, sementara masa kerja pansus telah berakhir. Maka, melalui rapat paripurna kiranya dapat menambah masa kerja pansus, 30 hari,” ucapnya.

BACA JUGA:   Batam Menuju Zona Hijau, Patroli Rutin Tetap Berlanjut

Pembahasan Ranperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan di Kota Batam menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pimpinan DPRD Batam selaku pimpinan rapat. Karena, telah memberikan waktu dan kesempatan kepada Pansus untuk menyampaikan laporan pembahasan Ranperda Penyelenggaraan Perpustakaan yang dimaksud, sekaligus pengambilan keputusan.

“Pansus sudah melakukan pembahasan terhadap Ranperda Penyelenggaraan Perpustakaan. Sehingga pada hari ini dapat dilaporkan melalui rapat paripurna,” jelas Harmidi.

BACA JUGA:   Lusa, Batam Lanjutkan Vaksin Tahap II, untuk Polri, TNI dan Satpol PP Bulan April

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin dan didampingi Wakil Wali Kota Batam H. Amsakar Achmad, juga dihadiri anggota DPRD Batam, baik fisik maupun melalui virtual. “Penambahan waktu disetujui 30 hari ke depan. Penyampaian akan dijadwal kembali pada rapat selanjutnya,” kata Kamaluddin.

Pada rapat paripurna sebelumnya, sejumlah fraksi DPRD Kota Batam setuju tentang Ranperda Penyelenggara Perpustakaan di Kota Batam. Seperti yang disampaikan oleh Putra Yustisi Respaty dari PDI-Perjuangan. Ia menjelaskan, minat baca masyarakat Kota Batam masih rendah. Selain itu, sarana dan prasarana perpustakaan juga terbatas, berbeda dengan daerah lain.

Melihat hal ini, partai berwarna merah ini mendukung Ranperda tersebut untuk dibahas. “Minat baca masyarakat Batam masih rendah. Sarana dan prasarana perpustakaan juga masih terbatas. Kami (PDI-P), mendukung untuk ranperda ini dibahas,” ucap Putra.

BACA JUGA:   Ramadan Tahun Ini Salat Tarawih di Masjid dan Mushola

Hal senada juga diutarakan Fraksi NasDem yang dibacakan Asnawati Atiq. Pihaknya juga menyetujui dan mendukung Ranperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan.

Selanjutnya, Fraksi Gerindra juga menyetujui pembahasan ranperda tersebut dibahas dan selesaikan sesuai mekanisme Undang-Undang (UU) yang berlaku. Hal ini diutarakan Capt. Luther Jansen. “Kami (Gerindra) juga meminta perpustakaan ini dilaksanakan secara modern. Sesuai kebutuhan zaman, dan dapat disentuh semua kalangan, mulai SD hingga perguruan tinggi. Kami menyetujui segera untuk dibahas dan diselesaikan,” tandasnya.(hab)