Anggota Dewan Kepri: SMA Negeri 1 dan SMA 3 Berpotensi Buat Gaduh pada Penerimaan Nanti

19
Sirajuddin Nur. Foto: BE

Batamekspres.id, Batam – Anggota DPRD Kepulauan Riau, Sirajuddin Nur mengatakan, SMAN 1 dan SMAN 3 Batam,  sekolah yang berpotensi gaduh pada menerimaan sekolah nanti. Karena dua sekolah ini akan dituju masyarakat dan memenuhi syarat pendidikan. 

Ada pun tiga syarat itu, menurut Wakil Ketua Komisi IV, adalah gedung sekolah standar dan sudah selesai. Lalu sarana dan prasarana yang lengkap. 

“Dan yang terpenting syarat ketiga ini, yakni mutu pendidikan,” imbuh Sirajuddin dalam bincang-bincang dengan POMETRO pada hari Rabu kemarin. 

Ia lalu membandingkan dua sekolah di atas dengan  SMA Negeri 26 Batam. “SMA 26 ini tempatnya berada di ruko. Dengan fasilitas belum lengkap karena gedungnya baru dibangun. Coba lihat pada penerimaan sekolah nanti, pasti orang tua memilih memasukkan anaknya SMA 3 atau pun SMA 1,” jelasnya. 

BACA JUGA:   Anak Butuh Makan, Ibu-Ibu Nekat Nyopet Handphone

Sirajuddin, menjelaskan, bila dulu -dulu pemerintah memprioritaskan masalah pendidikan ini, maka tidak ada ketimpangan sekolah seperti itu. “Padahal pendidikan ini tanggung jawab negara,” ujarnya menegaskan. 

Memang, dia melanjutkan, ada sekolah swasta yang bagus di Kepri, terutama Batam. “Tapi tentu mereka ini memikirkan investasinya. Maka efeknya biaya pendidikan mahal di sekolah swasta,” tutur mantan pagawai Bank Tabungan Negara ini. 

BACA JUGA:   Pasar TPID 2 untuk Menekan Inflasi

Di Kepri saja ia melanjutkan saat ini ada 800 ribuan masyarakat miskin yang anaknya butuh sekolah. “Berdasarkan undang-undang mereka ini dijamin negara. Baik itu pendidikan, kebutuhan dan bahkan usahanya dijamin,” papar Sira sapaan akrabnya. 

“Dan saya setuju jika pemerintah ambil kebijakan untuk menjamin sekolah orang kurang mampu ini. Di Batam ini banyak yang tidak terdaftar dalam Kartu Indonesia Pintar (KIP),” jelasnya lagi. 

BACA JUGA:   21 Kapal Ikan Ditangkap PSDKP

Maka untuk mengatasi kesenjangan sekolah ini, imbuhnya, Komisi IV DPRD Kepri akan menemui Kementerian Pendidikan. 

“Nanti akan membicarakan masalah tadi,  pemerataan gedung, prasarana dan mutu sekolah di Kepri,” lanjutnya. 

“Kami,  juga akan meminta tanggung jawab Gubernur sesuai janji  misi dan visi kampanyenya. Yakni untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dan kesejahteraan tidak bisa lepas dari pendidikan,” ucapnya. 

Sebab kata Sira, pendidik bagus, maka ekonomi bagus. Karena pendidikan bagus, sumber daya manusia memiliki daya saing.(bar)