Kuota Minyak Goreng Curah Natuna 60 Ton

32

Natuna, Batamekspres.id – Ada kabar baik untuk masyarakat Natuna. Sebanyak 30 ton minyak goreng curah subsidi pemerintah tiba di Pelabuhan Tanjung Payung Penagi, Ranai, Senin pagi tadi dengan menggunakan KM. Kawarane. 

Minyak goreng curah tersebut langsung dibongkar dan selanjutnya di distribusikan kecamatan-kecamatan, ke toko dan pedagang yang telah direkomendasikan untuk diencer ke warga.

Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Natuna, Firdaus mengungkapkan bahwa 30 ton ini baru tahap awal saja, dan ada 30 to  lagi menyusul usai lebaran haji. 

BACA JUGA:   Realisasi Lampaui Target, BP Optimis Iklim Investasi di Batam

“Totalnya 60 ton. Minyak goreng ini sudah Standar Nasional Indonesia (SNI),” ungkap Firdaus kepada Batamekspres.id pada Senin, 27 Juni. 

Adapun Kecamatan yang mendapatkan kuota minyak tersebut meliputi, Kecamatan Bunguran Timur sebanyak 15 ton, Bunguran Timur Laut satu ton, Bunguran Selatan satu ton, Bunguran Batubi satu ton.

Dan dua ton untuk kecamatan yang berada di luar Pulau Bunguran Besar seperti, Pulau Laut, Subi, Serasan, Midai, dan Suak Midai. 

BACA JUGA:   Nilai Ekspor Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kepri

“Kecamatan Bunguran Timur mendapatkan kuota lebih karena jumlah penduduk dan UKM di wilayah tersebut juga lebih banyak,” kata Firdaus. 

Kepada warga Natuna yang ingin mendapatkan minyak goreng tambah Firdaus ditetapkan harga Rp15 ribu per liternya.

“Warga boleh membeli paling tinggi 5 liter. Syaratnya dengan membawa foto copy Kartu Keluarga atau dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK),” ujar Firdaus. 

BACA JUGA:   Harga Sepeda Gunung Hanya Rp1. 650.000 di Lotte Mart Batam, Lho

Sementara itu, Camat Bunguran Timur Hamid Hasnan meminta warga yang membeli minyak goreng subsidi ini sesuai dengan kebutuhan. Hal ini kata dia untuk mengatasi kelangkaan. 

Untuk warga Kecamatan Bunguran Timur sambung Hamid Hasnan minyak goreng curah tersebut dapat dibeli di Toko Sinar Jaya, Jalan Hasanudin, Kelurahan Batu Hitam.

“Meski cukup murah, tapi belilah dengan secukupnya saja,” imbau Hamid Hasnan.(zam)